Teks Editorial (PSBB pengetatan di Jakarta disebut efektif dalam manangani kasus Covid-19)

 PSBB pengetatan di Jakarta disebut efektif dalam manangani kasus Covid-19

Pada 14-27 september 2020 lalu Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB) kembali. Kasus infeksi Covid-19 di wilaya DKI Jakarta disebut menurun sejak pemerintah memberlakukan sistem PSBB, penurunan itu bisa terlihat dari sejumlah hal, misalnya angka kasus yang tercatat sebelum dan setelah dilakukan PSBB, dari hasil yang sudah terpantau turun sebesar 37%.

Memberlakukan sistem Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta itu ada keuntungan dan kerugiannya. Keuntungannya adalah pemerintah dapat mencegah terjadinya penyebaran virus di DKI Jakarta menjadi semakin banyak dan juga pemerintah dapat membantu para tenaga medis untuk lebih sedikit menerima pasien Covid-19 di karenakan rumah sakit sekarang ini dimana-mana sudah mulai penuh dan para tenaga medis sudah mulai kewalahan. Kemudian ada juga kergiannya yaitu para pekerja banyak yang di PHK di karenakan pemasukan yang kurang mencukupi untuk membayar para gaji pekerja tersebut dan juga banyak para pengusaha yang baru membuka usahanya harus tutup dikarenakan sistem PSBB ini.

Menurut saya memberlakukan sistem PSBB ini ada baiknya tapi jangan terlalu lama, jika terlalu lama maka akan ada dampak buruknya bagi ekonomi di Indonesia, dan kemiskinan di Indonesia juga akan semakin meningkat.

Masyarakat harus menaati sistem PSBB yang berlaku di DKI Jakarta guna untuk membantu Pemerintah dalam menangani pencegangan penyebaran virus secara besar-besaran. Jika tidak ada keperluan mendesak tidak usah keluar rumah, jika perlu kita harus menggunakan masker, menjaga jarak, jaga kebersihan, dan rajin-rajin cuci tangan, begitu kembali kerumah setelah pulang dari luar, akan lebih baik jika kita mandi dan bersih-bersih. Sekian dari teks editorial yang sudah saya buat. Terima Kasih J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkonversi Teks Cerita Sejarah menjadi Puisi

Konversi Teks iklan menjadi teks eksplanasi