Sejarah Candi Borobudur
Sejarah Candi Borobudur

Siapa sih yang tidak kenal candi borobudur?
Pasti semua orang di Indonesia sudah mengenal candi borobudur, karena
candi ini populer hingga ke luar negeri. Banyak yang mendatangi bangunan candi
tersebut untuk berlibur, belajar sejarah, ziarah dan ritual keagamaan bahkan
ada yang datang hanya sekadar mengambil foto saja.
Candi
borobudur merupakan monumen megah yang terdiri atas atas enam teras berbentuk
bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar yang dindingnya
dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 arca Budha. Candi ini
memiliki koleksi relief Budha terlengkap.dan terbanyak di dunia.Terdapat juga
stupa utama terbesar yang terletak di Tengah sebagai mahkota bangunan ini.
Dibalik megahnya candi borobudur, pasti tak lepas dari sejarah masa lampaunya.
Berikut ini adalah sejarah singkat candi borobudur.
Dalam
catatan sejarah, candi borobudur diperkirakan dibangun pada abad ke-9 saat
wilayah yang sekarang disebut Magelang dikuasai oleh Dinasti Syailendra yang
dipimpin oleh Raja Samaratungga. Raja tersebut memerintahkan untuk membangun
sebuah candi. Kala itu pembangunan candinya dipimpin oleh seorang arsitek
bernama Gunadharma.
Gunadharma
mulai merancang dengan menggambar candi borobudur, ia memperkirakan luas candi
tersebut akan mencapai ratusan meter persegi. Tanpa kecanggihan teknologi,
pembangunan candi borobudur diperkirakan selesai dalam kurun waktu 50-70 tahun.
Namun, sayang Gunadharma tidak bisa melihat hasil akhir dari bangunan candi
borobudur.
Nama
borobudur diambil dari bahasa sansekerta ‘Vihara Budha Uhr’ yang berarti biara
budha di bukit. Pada masa itu mayoritas orang Jawa menganut kepercayaan Budha,
sehingga candi borobudur digunakan sebagai tempat berlangsungnya kegiatan
keagamaan terbesar baik di tanah air maupun berbagai kerajaan di sekitar
Indonesia. Masa itu candi borobudur sangat populer sampai ke mancanegara.
Saat
pengaruh Islam masuk pada abad ke-15, candi borobudur mulai ditinggalkan oleh
masyarakat yang berpindah ke agama Islam. Candi borobudur sempat beberapa kali
terabaikan bahkan saat terjadinya letusan Gunung Merapi yang mengakibatkannya
terkubur abu vulkanik membuat candi borobudur semakin diabaikan sampai 10 abad
lamanya.
Artikelny sangat baik, terutama dalam menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan dimengerti
BalasHapusTerima kasih sangat membantu, dan mudah di pahami ^^, hanya mungkin bentuk tulisannya saja agak pusing ya..
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusArtikelnya sangat membantu jadi manambah pengetahuan mengenai sejarah Candi Borobudur
BalasHapusArtikelnya bermanfaat saya jadi menambah pengetahun saya mengenai sejarah candi borobudur
BalasHapusInfo sudah sangat lengkap dan juga mudah dibaca
BalasHapus